
- Masa keemasan Son Heung-min berakhir di Tottenham Hotspur. Ia merupakan tokoh yang telah menjadi simbol klub dalam sepuluh tahun terakhir, yang mengonfirmasi bahwa dirinya akan meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini. Pergiannya sebagai pemain asal Korea Selatan menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen dan pelatih Thomas Frank dalam mencari pengganti yang setara di lini depan.
Son akan meninggalkan klub sebagai kapten yang sukses membawa trofi Liga Europa musim lalu—gelar yang membuatnya menjadi pemain ke-13 dalam sejarah Tottenham yang mampu mengangkat trofi dengan posisi kapten. Kini, setelah memperpanjang kontraknya hingga akhir musim 2025-2026 demi meraih gelar penting tersebut, Son merasa telah mencapai segala sesuatu yang bisa ia raih bersama klub.
"Setelah memperoleh apa yang selama ini ia perjuangkan, Son siap memulai hal baru," demikian laporan Sports Mole. Sekarang, Tottenham sedang meninjau beberapa nama sebagai pengganti pencetak gol terbanyak kelima dalam sejarah klub.
Berikut ini tujuh calon kuat pengganti Son Heung-min di Tottenham Hotspur.
1. Alejandro Garnacho – Manchester United (berusia 21 tahun)
Pemain muda berbakat ini menjadi perhatian Tottenham sebagai pilihan masa depan yang menjanjikan. Garnacho dilaporkan mengalami ketegangan dengan pelatih Manchester United, Ruben Amorim, terutama setelah hanya bermain selama 19 menit dalam laga final Liga Europa melawan Spurs.
Meski demikian, Garnacho tetap menghasilkan performa yang baik musim lalu, dengan mencatatkan angka dua digit baik dalam jumlah gol maupun assist. Ia juga termasuk dalam 5 persen pemain sayap terbaik Eropa berdasarkan progressive carries, rata-rata sebanyak 5,79 per pertandingan. Tottenham bisa mendatangkannya dengan biaya sekitar 40 juta Poundsterling, atau setara dengan Rp857 miliar. Namun, pemain tersebut dilaporkan lebih memilih tim lain sebagai tujuan baru mereka.
2. Antonio Nusa – RB Leipzig (berusia 20 tahun)
Tottenham memiliki kenangan indah ketika mendatangkan Son dari Bundesliga, dan mereka berpotensi mengulangi pendekatan serupa melalui Antonio Nusa. Pemain asal Norwegia ini mencetak lima gol dan tujuh assist dalam musim pertamanya bersama RB Leipzig, serta menunjukkan catatan serupa dalam 15 penampilan bersama timnas Norwegia.
Namun, kepergian Xavi Simons ke Chelsea dan kemungkinan pergiya Benjamin Sesko ke Inggris membuat Leipzig mungkin akan berusaha mempertahankan Nusa dengan keras. Spurs membutuhkan negosiasi yang serius untuk mendatangkan bakat lahiran tahun 2005 tersebut.
3. Jack Grealish – Manchester City (29 tahun)
Nama besar berikutnya yang masuk dalam daftar adalah Jack Grealish. Pemain ini pernah diboyong oleh Manchester City dengan harga yang sangat tinggi, yaitu 100 juta Poundsterling (sekitar Rp2,1 triliun), namun performanya sering menjadi perhatian karena dianggap belum memenuhi harapan.
Tottenham dikabarkan mengawasi perkembangannya, terlebih Everton yang sebelumnya tertarik kini beralih perhatian ke Tyler Dibling dari Southampton. Meskipun Grealish dikenal sebagai gelandang yang handal dan penghasil peluang, kemampuannya dalam mencetak gol masih kalah dari Son. Kehadiran Mohammed Kudus di skuad Tottenham juga membuat profil seperti Grealish mungkin menjadi kurang relevan.
4. Rafael Leao – AC Milan (26 tahun)
Leao adalah pilihan yang mewah namun berisiko. Pemain asal Portugal ini telah mencatatkan 132 partisipasi langsung dalam gol dari 260 pertandingan bersama AC Milan sejak 2021, termasuk setidaknya 10 assist dan 12 gol di setiap musim Serie A.
Baru-baru ini, Leao tampil luar biasa saat Milan mengalahkan Liverpool 4-2 dalam pertandingan pramusim, dengan mencetak satu gol dan memberikan satu umpan. Namun, klausul rilis dalam kontraknya sebesar 175 juta Euro (sekitar 152,8 juta Poundsterling atau Rp3,2 triliun) bisa menjadi hambatan yang besar. AC Milan dilaporkan hanya bersedia melepas pemain tersebut jika ada tawaran minimal 100 juta Euro (sekitar 87,3 juta Poundsterling atau Rp1,8 triliun).
5. Rodrygo – Real Madrid (24 tahun)
Jika Tottenham berani memiliki ambisi besar, maka Rodrygo bisa menjadi Galactico pertama mereka. Meskipun tidak menjadi pilihan utama di Real Madrid karena bersaing dengan Vinicius Jr, Jude Bellingham, dan Kylian Mbappe, kontribusi Rodrygo tetap luar biasa dengan mencetak 68 gol dan memberikan 51 assist dalam 270 pertandingan.
Setelah tampil tidak memuaskan dalam Piala Dunia Antarklub, Rodrygo disebut-sebut sebagai pemain yang mungkin dilepas oleh Madrid pada musim panas ini. Spurs dikaitkan dengan minat yang mengejutkan, terlebih Arsenal kini mulai mundur dari perburuan pemain tersebut. Namun, sebuah klub Inggris lain dilaporkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengannya, sehingga Tottenham harus segera bertindak.
6. Eberechi Eze – Crystal Palace (27 tahun)
Beberapa minggu yang lalu, Spurs hampir berhasil mendapatkan tanda tangan Eze yang tampil mengesankan musim lalu dengan delapan gol dan delapan umpan tercipta. Peran Eze sangat penting dalam membawa Crystal Palace meraih gelar Piala FA, meskipun klubnya saat ini hanya berlaga di Liga Konferensi.
Tottenham sempat mundur dari persaingan, memberi kesempatan bagi Arsenal untuk unggul. Meskipun demikian, belum ada kesepakatan harga antara Palace dan The Gunners, sehingga kemungkinan Spurs untuk kembali terlibat dalam bursa masih ada.
7. Ademola Lookman – Atalanta BC (27 tahun)
Nama terakhir merupakan salah satu kejutan dari Italia. Lookman, yang sebelumnya dikenal karena gagal menendang penalti Panenka untuk Fulham pada 2020, kini berubah menjadi pencetak gol utama di Atalanta. Ia telah mencetak 52 gol dalam tiga musim terakhir, termasuk hat-trick bersejarah di laga final Liga Europa 2023-24 saat mengalahkan Bayer Leverkusen.
Berdasarkan laporan dari CaughtOffside, Tottenham sedang mengawasi penampilan Lookman yang mampu bermain di berbagai posisi, seperti penyerang tengah, sayap kiri, maupun penyerang kedua. Inter Milan sebelumnya dianggap sebagai kandidat kuat untuk mendapatkan jasa Lookman, tetapi kini mereka malah tertarik pada Christopher Nkunku dari Chelsea, memberi kesempatan bagi Tottenham untuk bertindak.
Masa Transisi Dimulai
Kehilangan Son Heung-min tentu menjadi luka emosional dan teknis bagi Tottenham Hotspur. Namun, daftar nama di atas menunjukkan bahwa Spurs memiliki pilihan menarik dengan berbagai profil dan potensi.
Beberapa memberikan pengalaman dan reputasi yang baik, seperti Grealish dan Rodrygo. Sementara yang lain membawa semangat muda serta masa depan yang menjanjikan, seperti Garnacho dan Nusa. Pelatih Thomas Frank kini menghadapi pilihan strategis: memilih pemain berpengalaman untuk dampak segera atau memasang taruhan pada proyek jangka panjang.
Pastinya, langkah Tottenham dalam mencari pengganti Son akan menentukan arah klub selama beberapa musim mendatang. Dalam persaingan sengit di Premier League dan hasrat untuk kembali ke Liga Champions, Tottenham perlu bertindak cepat, tepat, dan berani.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar