Memiliki kolesterol tinggi meningkatkan risiko mengalami penyakit jantung.
Kolesterol yang menumpuk dalam darah menyebabkan terbentuknya plak di pembuluh darah jantung.
Jika dibiarkan, itu akan jadi cikal bakal penyakit jantung.
Jadi, penting melakukan langkah-langkah untuk menurunkan kolesterol tinggi, seperti mengonsumsi makanan tertentu yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Makanan terbaik yang menurunkan kolesterol tinggi meliputi buah-buahan, kacang-kacangan, serta biji-bijian.
Baca terus artikel ini untuk mengetahui ulasan setiap makanan terbaik yang menurunkan risiko penyakit jantung dan kolesterol tinggi.
Pilihan makanan untuk menurunkan kolesterol tinggi
Mengutip Berita Kedokteran Hari Ini , kolesterol adalah zat lilin yang membantu tubuh menjalankan beberapa fungsi, seperti pembentukan dan perbaikan sel, produksi empedu, dan produksi hormon.
Sementara itu, kolesterol dibedakan menjadi kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL) dan kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL).
Kolesterol HDL sering disebut sebagai kolesterol baik dan kolesterol LDL sering disebut sebagai kolesterol jahat.
Jika kadar kolesterol terlalu tinggi di dalam darah, itu menjadi faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung secara signifikan.
Disarikan dari Berita Kedokteran Hari Ini dan Kesehatan Makanan terbaik yang bisa menurunkan kolesterol tinggi meliputi:
-
<Terong>
Terong adalah sayuran yang tinggi serat. Satu cangkir (95 gram) terong mengandung 2,4 gram serat.
Serat adalah nutrisi yang membantu mengurangi kadar kolesterol dalam darah.
Serat juga telah terbukti bisa menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, obesitas, dan diabetes tipe 2.
-
Okra
Para peneliti menemukan bahwa okra yang dikonsumsi akan menghasilkan gel yang dapat membantu menurunkan kolesterol dengan mengikatnya selama proses pencernaan makanan.
Kemudian, kolesterol bisa keluar dari tubuh melalui tinja.
-
Kale
Berikut adalah beberapa jenis sayuran lainnya yang dapat dipilih sebagai pilihan makanan untuk membantu menurunkan kolesterol tinggi.
Ini karena kale adalah sumber serat yang baik. Satu cangkir kale rebus mengandung 4,7 gram serat.
Kale juga sangat kaya akan antioksidan, yang baik untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
-
Apel
Apel juga merupakan makanan yang tinggi serat. Satu buah apel bisa mengandung 3-7 gram serat, tergantung ukurannya.
Selain itu, apel mengandung polifenol, yang merupakan senyawa yang memiliki efek menurunkan kolesterol dalam darah.
Tinjauan yang diterbitkan pada tahun 2020 menemukan bahwa konsumsi apel utuh dapat mengurangi kolesterol total, kolesterol LDL (kolesterol jahat), tekanan darah sistolik, dan penanda inflamasi.
-
Avokado
Avokad kaya akan nutrisi yang dapat menurunkan kolesterol tinggi dan menyehatkan jantung, termasuk lemak tak jenuh tunggal dan serat.
Satu cangkir buah alpukat mengandung 14,7 gram lemak tak jenuh tunggal dan 10 gram serat.
Menurut studi tahun 2015, makan buah alpukat sebagai bagian dari diet rendah lemak dan kolesterol dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, terutama dengan menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat) tanpa menurunkan kolesterol HDL (kolesterol baik).
-
Buah beri
Buah beri meliputi bluberi, stroberi, rasberi, blackberry, dan cranberry.
Buah beri merupakan sumber nutrisi yang mampu melindungi jantung dengan menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida, dan tekanan darah, serta meningkatkan kolesterol HDL.
Nutrisi tersebut meliputi serat dan flavonoid yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
-
Ikan berlemak
Beberapa bukti menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi ikan memiliki kadar lipid darah yang sehat, termasuk kolesterol jahat menurun dan kolesterol baik meningkat.
Kemampuan menurunkan kolesterol itu utamanya berkat ikan berlemak mengandung asam lemak omega-3, yang merupakan lemak tak jenuh ganda esensial.
-
Gandum utuh
Mengonsumsi gandum utuh secara signifikan menurunkan kolesterol tinggi dalam darah selama periode empat minggu, menurut studi kecil pada 2017.
Studi tersebut menemukan bahwa kadar kolesterol LDL turun 11,6 persen dalam 28 hari.
Manfaat ini berkat gandum utuh mengandung serat larut terkonsentrasi yang disebut beta-glukan.
Beta-glukan mencegah penyerapan kolesterol dalam usus dan meningkatkan ekskresi kolesterol melalui tinja.
-
Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan makanan sumber lemak tak jenuh dan serat yang baik lainnya.
Lemak tak jenuh dapat menggantikan lemak jenuh dan serat membantu mencegah penyerapan kolesterol oleh tubuh serta meningkatkan pengeluarannya.
Kacang-kacangan ini bisa meliputi kacang almond, kenari, pistachio, pecan, hazel, Brazil, dan mete.
-
Cokelat hitam
Cokelat hitam juga makanan untuk menurunkan kolesterol tinggi. Produk cokelat hitam tanpa gula tambahan terbukti bisa meningkatkan kadar kolesterol HDL dan secara signifikan menurunkan kolesterol LDL.
Manfaat ini karena cokelat hitam mengandung flavonoid, yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi.
Namun, mengonsumsi produk cokelat hitam tidak boleh berlebihan karena adanya kandungan lemak jenuh dan gula yang tinggi.
Demikianlah sejumlah pilihan makanan yang bisa membantu menurunkan kolesterol tinggi yang jadi faktor risiko utama penyakit jantung.